Pages

Subscribe:
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Tampilkan postingan dengan label Kandungan dan Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kandungan dan Bayi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Agustus 2012

Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Tanda-tanda kehamilan merupakan saat yang paling dinantikan oleh seorang perempuan yang menginginkan dirinya memiliki seorang buah hati dambaan keluaga (family hoping). Dengan terjadinya kehamilan menandakan bahwa pasangan suami isteri memiliki tingkat kesuburan yang baik dan hal ini juga menandakan bahwa mereka tidak memiliki masalah kesehatan yang berarti.
Dengan datangnya tanda-tanda kehamilan, hadirnya seorang buah hati dalam keluarga mereka tinggalah menunggu waktu. Keluarga terasa semakin lengkap dengan kehadiran buah hati yang dinanti.
Namun ada kalanya, pasangan suami isteri belum mengetahui secara betul mengenai tanda-tanda kehamilan ini. Mereka kadang masih bingung membedakan mana tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) sebenarnya dengan  tanda akan datang menstruasi, karena banyak kasus terjadi bahwa tanda-tanda kehamilan biasanya mirip dengan tanda-tanda akan datang menstruasi. Ketidaktahuan mengenai hal ini  juga menyebabkan beberapa kasus terjadinya keguguran (miscarriage).
Hal ini disebabkan masih dilakukannya suatu aktivitas atau konsumsi makanan yang seharusnya tidak boleh dilakukan selama kehamilan, padahal sebetulnya dia sudah mengalami kehamilan. Dengan ketidaktahuan akan tanda-tanda kehamilan juga mengakibatkan persiapan yang matang menyongsong kehamilan menjadi terabaikan. Sebaliknya, banyak kasus para keluarga stress karena tanda-tanda yang sudah dianggapnya sebagai sebuah tanda kehamilan,  ternyata sesudah dilakukan beberapa kali test ternyata hasilnya negatif. Bayangan dan dambaan kehamilan yang mereka tunggu akhirnya menjadi sirna.
Banyak para perempuan menilai bahwa tanda-tanda kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kecapaian, adanya gangguan hormonal dsb. Nah, untuk lebih memastikan lagi, selain terlambatnya menstruasi, cermati pula tanda-tanda kehamilan yang lain, yaitu:

Terjadi Perubahan Pada Payudara

Jika terjadi kehamilan, maka payudara akan membesar, hal ini disebabkan oleh meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Selain itu kondisi payudara juga akan terasa makin lembut, hal ini menimbulkan rasa sensitif yang lebih tinggi, hingga payudara akan terasa sakit atau nyeri saat dipegang. Puting susu membesar pula dan warnanya akan semakin gelap, kadang juga terasa gatal. Pembuluh vena pada payudara juga akan terlihat akibat penegangan payudara.
Selain itu terjadi  aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen). Hormon tersebut diproduksi oleh tubuh saat ibu mengalami kehamilan untuk mempersiapkan ASI bagi bayi anda ketika terlahir ke dunia.

Munculnya bercak darah atau flek yang diikuti kram perut

Bercak darah ini muncul sebelum menstruasi yang akan datang, biasanya terjadi antara 8-10 hari setelah terjadinya ovulasi. Bercak darah ini disebabkan oleh implantasi (implantation bleeding) atau menempelnya embrio pada dinding rahim. Munculnya bercak darah pada saat kehamilan kadang disalah artikan sebagai menstruasi.
Selain itu, keluarnya bercak darah biasanya diikuti oleh kram perut. Kram perut pada kondisi terjadinya kehamilan akan terjadi secara teratur. Dan kondisi kram perut ini,  akan terus berlanjut sampai kehamilan trimester kedua, sampai letak uterus posisinya berada ditengah dan disangga oleh panggul. 

Mual dan muntah (Morning sicknes)

Sekitar 50% perempuan yang mengalami kehamilan akan memiliki tanda-tanda ini. Pemicunya adalah peningkatan hormon secara tiba-tiba dalam aliran darah. Hormon tersebut adalah HCG (Human chorionic Gonadotrophin). Selain dalam darah, peningkatan hormon ini juga terjadi pada saluran air kencing. Makanya, alat test pack kehamilan dilakukan melalui media air seni, hal ini dilakukan untuk mengukur terjadinya peningkatan kadar hormon HCG tersebut. Peningkatan hormon ini akan mengakibatkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Rasa mual ini biasanya akan menghilang memasuki kehamilan trimester kedua. Jika, rasa mual dan muntah masih terjadi pada usia kehamilan trimester kedua, sebaiknya periksakan dan konsultasikan mengenai hal ini ke dokter anda, karena akan mengganggu kehamilan anda.
Mual dan muntah ini biasa morning sickness karena biasanya terjadi pada saat di pagi hari. Namun kenyataannya, mual dan muntah dapat terjadi pada siang dan malam hari juga. Bahkan morning sickness terjadi hanya ketika si ibu mencium aroma atau wewangian tertentu.

Sering kencing/buang air kecil (Frequent Urination)

Setelah haid terlambat satu hingga dua minggu, keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering dari kebiasaannya. Ini disebabkan janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih dan akibat adanya peningkatan sirkulasi darah. Selain itu kandung kemih lebih cepat dipenuhi oleh urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Peningkatan rasa buang air kecil juga disebabkan oleh peningkatan hormon kehamilan. Walaupun buang air kecil ini sering, jangan sampai membatasinya atau menahannya. Selain itu hindarkan dehidrasi dengan lebih meningkatkan asupan cairan ke dalam tubuh.

Pusing dan sakit kepala (Headaches)

Gangguan pusing dan sakit kepala yang sering dirasakan oleh ibu hamil diakibatkan oleh faktor fisik; rasa lelah, mual, lapar dan tekanan darah, rendah. Sedangkan penyebab emosional yaitu adanya perasaan tegang dan depresi. Selain itu peningkatan pasokan darah ke seluruh tubuh juga bisa menyebabkan pusing saat ibu berubah posisi.

Rasa lelah dan mengantuk yang berlebih (Fatigue)

Rasa lelah dan mengantuk pada ibu hamil selain disebabkan oleh perubahan hormonal, juga akibat kinerja dari beberapa organ vital seperti ginjal, jantung, dan paru-paru, semakin bertambah. Organ-organ vital ini tidak hanya bekerja untuk mencukupi kebutuhan ibu saja, namun juga untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Perut ibu yang semakin membesar seiring dengan bertambahnya usia kehamilan juga memberikan beban tersendiri bagi tubuh ibu.

Sembelit

Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon ini selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar. Namun keuntungan dari keadaan ini adalah memungkinkan peyerapan nutrisi yang lebih baik saat hamil.

Sering meludah (hipersalivasi)

Tanda kehamilan ini terjadi akibat pengaruh perubahan hormon estrogen, biasanya terjadi pada kehamilan trimester pertama. Kondisi ini biasanya menghilang setelah kehamilan memasuki trimester kedua

Naiknya temperatur basal tubuh

Jika terjadi kehamilan atau ovulasi, maka suhu basal tubuh ibu akan meningkat. Kondisi ini akan bertahan selama terjadinya kehamilan. Kondisi ini tidak akan turun ke kondisi sebelum terjadinya ovulasi.
Tanda-tanda kehamilan (pregnancy symptoms) di atas sifatnya pribadi, tidak semua perempuan pada awal kehamilan mutlak memiliki tanda-tanda di atas, artinya berlakunya tanda kehamilan di atas ada yang memang semua mengalaminya, bervariasi, tapi ada pula yang tidak memiliki keluhan apapun. Untuk lebih memastikan, tentulah harus dilakukan test kehamilan (pregnancy test ), baik yang dilakukan di rumah dengan menggunakan test pack atau dilakukan di laboratorium yang melakukan tes terhadap darah anda.


READMORE - Tanda-Tanda Awal Kehamilan

Senin, 06 Agustus 2012

Tips Menuju Kehamilan

Jika sang buah hati yang dinanti-nanti belum juga datang, cobalah tips-tips berikut ini untuk memperoleh kehamilan suskses. Menurut Direktur Morula IVF Jakarta dan Wakil Direktur Bundamedik Healthcare System Jakarta, Dr Ivan R. Sini, jika anda dan pasangan saat ini sedang mengkonsumsi pil KB, hentikan konsumsi pil tersebut. Tunggu hingga 3 kali siklus mens agar tubuh kembali beradaptasi setelah berhenti minum pil sebelum mencoba untuk hamil.

Selain didukung dengan mengkonsumsi vitamin, nutrisi dan suplemen sehat, lakukan hubungan seks tanpa pelindung saat berovulasi. Sel sperma dapat bertahan dalam saluran reproduksi selama 2-3 hari. Saat yang baik untuk berhubungan seks adalah setiap hari beberapa hari sebelum ovulasi.

Misalnya, jika wanita pada umumnya berovulasi pada hari ke-14, baik untuk berhubungan seks di hari ke 12, 13 dan 14 siklus menstruasi. Selain itu, jika waktunya tepat, orgasme pada wanita dapat membantu terjadinya konsepsi. Ingatlah bahwa normal untuk menunggu hingga lebih dari 12 bulan sebelum kehamilan terjadi.

Kondisi mental juga memegang peranan penting dalam mempersiapkan tubuh untuk mengandung. Jika anda tidak stabil secara mental dan emosional akibat depresi atau stres, maka akan sulit untuk mengandung. Oleh karena itu, penting untuk menciptakan lingkungan yang baik, sehingga orang-orang terdekat dapat membantu selama proses ini berlangsung.

Nah, pada saat mens terlambat 1 hari, coba lakukan tes kehamilan dini untuk mengetahui apakah usaha anda telah membuahkan hasil.

Jika usaha yang anda dan pasangan lakukan belum berhasil, jangan menyerah. Periksakan diri ke dokter dan ulangi terus langkah-langkah tersebut diatas setiap bulannya hingga anda berhasil mengandung.

Kesulitan memiliki anak merupakan ketakutan dan kegelisahan yang dimiliki setiap pasangan menikah. Dan belum tentu hal tersebut merupakan kegagalan permanen. Dengan sedikit pengetahuan dan perubahan gaya hidup sehat, bisa menjadi jawaban tepat untuk memperoleh keturunan!
READMORE - Tips Menuju Kehamilan

Minggu, 19 Februari 2012

Darah Tali Pusat, Sejuta Manfaat!

USIA Reika belum genap 5 tahun. Tapi dia musti menghadapi penyakitnya, leukimia! Bermacam pengobatan hingga kemoterapi dijalankannya. Tapi Tuhan berkehendak lain, tubuhnya menyerah. Bocah itu pergi untuk selamanya.

Ketika hamil anak kedua, sang bunda tak ingin kejadian menimpa Reika terulang. Begitu Viko lahir, darah tali pusat bayi tersebut diambil dan disimpan sebagai investasi kesehatan untuknya kelak.

Sel Punca
 
Darah dalam tali pusat bayi baru lahir bukanlah sembarang darah. Sejak tahun 1970-an, penelitian medis menemukan bahwa darah dalam tali pusat kaya dengan sel punca (stem cell).

Apa itu sel punca? Sel punca adalah induk dari semua sel di dalam tubuh. Sel ini belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh. Misalnya, dapat dipicu tumbuh menjadi sel-sel pembentuk darah, sel otot jantung, sel saraf, sistem kekebalan tubuh, jaringan kulit, tulang, organ endokrin dan sebagainya.

Sumber Sel Punca
 
Ada dua jenis sel punca. Pertama, sel punca embrionik (embryonic stem cell) yang diambil dari inner cell mass dari suatu blastocyst (embrio yang terdiri dari 50 - 150 sel, kira-kira hari ke-5 pasca pembuahan), yang biasanya didapatkan dari sisa embrio yang tidak dipakai pada IVF (in vitro fertilization).

“Kedua, sel punca dewasa (adult stem cell) yaitu sekumpulan sel yang berada dalam jaringan, darah, sumsum tulang, otak, hati, pankreas, misalnya,” urai DR Dr Rini Purnamasari SpA(K) dari RS Gandaria Kebayoran Baru.

Darah Tali Pusat
 
Nah, salah satu sumber sel punca adalah darah tali pusat. “Terdapat sejumlah darah sebanyak 40-120 mL yang berasal dari pembuluh darah balik (vena). Kemudian, darah tali pusat itu diisolasi dan diproses lebih lanjut sehingga menghasilkan sel punca jenis adult,” paparnya.

Syarat Pengambilan  

Dikatakan dr Rini, terdapat beberapa prasyarat yang musti dipenuhi ibu saat pengambilan sel punca darah tali pusat, antara lain kehamilan cukup bulan, tidak memiliki penyakit-penyakit tertentu, juga bukan merupakan persalinan sulit.

“Ada pula bank darah yang tidak memperbolehkan kliennya memiliki HIV-AIDS,” ujar dr Prima Progestian SpOG dari Brawijaya Hospital Woman & Children.

Cara Pengambilan

Untuk mendapatkan sel darah tali pusat ini, dr Rini menyebutkan ada dua cara:

In Utero. Pengambilan darah tali pusat dengan ari-ari (plasenta) masih berada dalam kandungan. Artinya, setelah bayi lahir, tali pusatnya dipotong. Lalu, tali pusat yang masih menempel di plasenta dijulurkan keluar rahim dan darahnya dialirkan melalui jarum steril. Setelah proses selesai, plasenta dikeluarkan.
 
Ex. Utero. Dilakukan pada plasenta yang sudah dikeluarkan dari rahim. Maksudnya, setelah bayi lahir, tali pusat dijepit dan dipotong. Sesaat kemudian, plasenta dikeluarkan dari kandungan dan ditaruh di meja khusus. Lalu, darah tali pusat dialirkan ke kantong steril melalui jarum steril. Umumnya proses pengumpulan ini berlangsung singkat. 
Dilanjutkan dr Prima, tali pusat yang hendak diambil darahnya dibersihkan dengan antiseptik. Lalu, tali pusat itu ditusukkan jarum steril yang mengalirkan darah ke dalam kantong darah.

“Aman, tidak sakit, prosedurnya cepat dan tidak memiliki risiko bagi ibu dan bayinya. Pengambilan darah biasanya sebanyak 2 kantong darah (blood bag),” tambah dr Nani Permadhi MBA-HCA, Direktur Medis StemCord Indonesia.

Penyimpanan
 
Setelah darah tali pusat terkumpul, “Darah berjumlah berkisar 40-120 mL ini dibawa ke laboratorium dan dilakukan proses isolasi sehingga menghasilkan sel punca sejumlah 2 mL saja. Hasil inilah yang selanjutnya disimpan dalam bank darah tali pusat,” sambung dr Rini.

dr Nani menambahkan bahwa StemCord mengirimkan blood bag itu secara aman – dikemas dalam suhu kamar - menuju laboratorium di Singapura, yang dikirim kurang dari 36 jam. Setelah itu, diproses dalam kondisi yang ketat. Kemudian, dibekukan dalam nitrogen cair dengan suhu – 180 derajat Celcius.   
Ternyata, sel punca darah tali pusat selama disimpan dalam suhu nitrogen cair dapat disimpan dalam jangka waktu tidak terbatas. Menurut dr. Rini, sel punca darah tali pusat ini dapat disimpan hingga 17 tahun.
 
Pemakaian

Bagaimana cara menggunakannya? “Jika sel punca darah tali pusat ini diperlukan, maka dilakukan proses pencairan (thawing). Sebelum melakukan thawing, diawali proses permintaan dari dokter yang akan melakukan transplantasi. Dicocokkan terlebih dulu antara donor dan penerima sel punca, juga diadakan tes terhadap kandungan sel punca yang tersimpan, dan sebagainya,” terang dr Rini.

Manfaat

Hingga kini sel punca darah telah dimanfaatkan memulihkan penyakit-penyakit darah seperti hematologi-onkologi (darah-kanker), kanker sel darah putih (leukimia), anemia aplastik, contohnya thalassemia,” sebut dr Rini.

Ditambahkan dr Nani, jenis-jenis penyakit yang bisa diatasi dengan sel punca tali pusat ini, antara lain leukimia akut, leukimia kronik, sindroma mielodisplastik, Stem Cell Disorders, Congenital (Inherited) Immune System Disorders, Other Inherited Disorders, Inherited Platelet Abnormalities, Plasma Cell Disorders, dan penyakit autoimun.

“Bahkan dalam masa mendatang – sekarang masih dalam tahap penelitian - sel punca ini dapat diaplikasikan dalam mengatasi gangguan-gangguan lainnya seperti Alzheimer, Cerebral Palsi, parkinson, stroke dan penyakit autoimun seperti lupus,” tutup dr Nani. 
 
 
 
Sumber
READMORE - Darah Tali Pusat, Sejuta Manfaat!

Kamis, 16 Februari 2012

Hati-Hati dengan Kepala Bayi

Shaken Baby Sindrome (SBS) adalah salah satu tipe trauma kepala yang terjadi akibat guncangan hebat atau kasar pada bayi. Shaken Baby Sindrome sendiri merupakan satu bentuk kekerasan pada anak baik disengaja atau tidak. Ketika seorang anak diguncang dengan keras maka otak akan terpantul membentur tengkorak. Hal ini menyebabkan memar pada otak (contusio), pembengkakan, tekanan dan pendarahan pada otak.

Shaken Baby Sindrome paling sering terjadi pada bayi usia kurang dari 2 tahun tetapi dapat juga terjadi pada anak dengan usia diatas 5 tahun. Adanya rongga atau pun celah antara otak dan tengkorak bayi yang sebenarnya untuk memberikan ruang bagi otak untuk berkembang, namun hal ini pun memberikan ruang kepada otak untuk bergeser dan terpantul ketika terjadi goncangan hebat. Menurut profesor Hans-Juergen Nentwich, goncangan keras selama lima detik saja sudah cukup untuk merusak fungsi otak. Fungsi leher yang seharusnya untuk menahan guncangan tersebut belum memberikan perlindungan yang baik terhadap kepala bayi. Sehingga jika goncangan keras itu terjadi akan merobek pembuluh darah dan mengakibatkan pendarahan otak. Penderita Shaken Baby Sindrome membutuhkan perawatan yang lama untuk penyembuhan, namun lebih sering tidak dapat kembali normal seperti sebelumnya.

Gajala yang muncul bisa saja bervariasi dari ringan sampai berat, yakni kejang, kesadaran berkurang, perubahan perilaku, mengantuk yang berlebihan, apatis, kehilangan penglihatan, tidak bernafas, kulit pucat, kehilangan nafsu makan, muntah, pendarahan pada mata dan pincang.

Untuk diagnosis biasanya dokter mecari adanya pendarahan retina, pendarahan di otak (subdural hermatom) dan peningkatan ukuran kepala yang mengindikasikan berlebihan cairan pada jaringan otak. Untuk membantu diagnosis, dokter akan melakukan CT Scan dan MRI untuk melihat letak kelainan otak tersebut. Ketika dalam kondisi darurat, tindakan medis yang dilakukan adalah dengan pembedahan untuk menghentikan pendarahan yang terjadi.

Berikut tips untuk Mencegah Shaken Baby Sindrome :
  • Jangan pernah mengguncang bayi di bawah umur 3 tahun, dengan alasan apapun juga.
  • Saat menggendong bayi, jangan lupa untuk selalu menyangga kepala bayi dengan tangan.
  • Beritahukan pentingnya melindungi kepala bayi kepada orang-orang terdekat dan atau pengasuh bayi.
  • Segera bawa kedokter apabila terdapat indikasi di atas.

Memang Shaken Baby Sindrome merupakan kasus trauma kepala yang jarang terjadi tetapi dapat berkibat fatal apabila itu terjadi. Dan trauma kepala seperti ini pun tidak terjadi pada guncangan ringan. Pengetahuan orangtua, orang terdekat dan pengasuh bayi dalam merawat anak dapat mencegah dan meminimalisir kejadian Shaken Baby Sindrome.

Semoga bermanfaat.
READMORE - Hati-Hati dengan Kepala Bayi

Kamis, 26 Januari 2012

Rencanakan Kehamilan Untuk Bayi Yang Sehat

ImageBanyak ibu tak tahu kalau mereka hamil sampai beberapa minggu setelah haid terlambat. Padahal saat haid belum terlambat pun sudah terbentuk cikal bakal janin. Awal-awal minggu merupakan kunci penting untuk pertumbuhan janin. Pada saat inilah otak dan organ lain terbentuk. Rencanakan kehamilan untuk bayi yang sehat. Bayi yang sehat tentunya akan menjadi anak yang cerdas.

 

 

Cek Pra Kehamilan

Riwayat Kesehatan

Kondisi kesehatan seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan kelainan kejang bisa mencetuskan masalah saat Anda hamil kelak. Bila sebelum hamil Anda memiliki kondisi penyakit tertentu, konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.

Riwayat Minum Obat-obatan atau Herbal

Banyak wanita minum obat-obatan atau suplemen untuk menunjang kesehatannya. Tapi, beberapa obat, herbal atau bahkan vitamin dosis tinggi dapat berefek buruk pada janin. Obat-obatan ini tak boleh dikonsumsi selama hamil. Misalnya saja, isotretinoin, turunan vitamin A dosisi tinggi yang bisa untuk mengobati jerawat dapat menyebabkan cacat janin dan keguguran. Jadi, bila Anda berencana hamil, yakinkan apakah obat atau suplemen yang dikonsumsi aman bagi bakal janin Anda.

Riwayat Keluarga

Anda perlu juga melihat apakah dalam keluarga ada yang menderita tekanan darah tinggi, diabetes, kejang, talasemia, atau retardasi mental. Demikian juga apabila Anda punya keturunan kembar, ada kemungkinan Anda pun nanti memiliki anak kembar. Talasemia adalah kelainan genetika yang cukup banyak di Indosesia, dan bagi yang memiliki keluarga dengan penyakit ini disarankan untuk skrining genetika sebelum hamil. Konseling diperlukan bila ternyata Anda dan pasangan memiliki keturunan penyakit ini.

Riwayat Kehamilan Sebelumnya

Riwayat keguguran, persalinan prematur atau BBLR (Berat badan bayi lahir rendah) memiliki risiko untuk berulang. Bila Anda memiliki riwayat kehamilan demikian, artinya Anda harus lebih hati-hati. Kebanyakan dokter percaya keguguran satu kali tak akan berpengaruh terhadap kehamilan selanjutnya. Kecuali bila seorang ibu telah keguguran lebih dari satu kali, ia beresiko untuk keguguran kembali atau mengalami kesulitan saat kehamilan. Ibu juga harus mengkonsultasikan terlebih dahulu jika dalam kehamilan dahulu, tekanan darah naik atu muncul diabetes, untuk lebih mempersiapkan kehamilan selanjutnya.

Gaya Hidup dan Nutrisi

Diet seimbang penting untuk hidup Anda, tetapi menjadi amat penting saat kehamilan karena ada si kecil dalam kandungan Anda. Ketika bayi tumbuh,ia akan membutuhkan nutrisi yang diserap dari Anda. Jika Anda terbiasa diet sehat sebalum hamil, lebih mudah untuk terus membiasakannya saat Anda hamil. Nutrisi yang dibutuhkan janin yang baru tumbuh memang amat kecil tetapi ada satu yang vital yang perlu lebih ditekankan sebelum Anda hamil, yaitu asam folat. Jenis viatmin B ini akan mencegah efek gangguan tulang belakang dan dipercaya turut mencegah sumbing atau gangguan jantung dan kecacatan lainnya. Konidisi lain juga perlu dipertimbangkan seperti ibu yang vegetarian, alergi makanan, susu, sedang berpuasa atau sedang berdiet.
Kelebihan berat badan menambah resiko tekanan darah tinggi dan diabetes juga beban jantung. Sebaliknya kekurangan berat badan juga berpengaruh terhadap sulitnya hamil dan meningkatkan resiko untuk keguguran, melahirkan bayi premature atau berat badan lahir rendah. Untungnya, ibu dengan berat badan kurang dapat cepat meningkatkannya saat hamil, sebaliknya jika berat badan berlebih, Anda tak bisa sembarang berdiet saat hamil. Jadi, paling aman Anda mengatur berat badan sebelum hamil.

Penggunaan Obat-obatan

Tak hanya ibu yang merokok atau minum alkohol yang dapat mengganggu janin Anda, suami pun demikian. Rokok, alkohol, dan obat-obatan dapat merusak sperma dan mengganggu kesuburan. Asap rokok suami tersayang juga dapat terhirup oleh Anda dan oleh si janin dalam rahim.

Lingkungan

Zat kimia disekitar kita juga bisa berpengaruh terhadap janin. Beberapa racun lingkungan seperti merkuri atau timah dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dalam kandungan. Radiasi yang terus menerus juga dapat berbahaya untuk janin terutama radiasi untuk terapi kanker. Jadi, hindari lingkungan yang diduga memiliki kandungan kimiawi atau zat radiasi di atas ambang batas.

Riwayat Infeksi dan Vaksinasi

Infeksi pada ibu dapat mempengaruhi kandungan. Beberapa di antaranya dapat dihindari dengan vaksinasi misalnya cacar air, rubella, hepatitis B dan A, dan sebagainya. Infeksi lain yang juga dapat berbahaya untuk bakal janin adalah infeksi menular seksual. Misalnya herpes genital pada ibu dapat tertular pada janin saat persalinan.
READMORE - Rencanakan Kehamilan Untuk Bayi Yang Sehat

Hati-hati Efek Caesar Pada Bayi

ImageSejumlah riset telah mengungkap bahwa persalinan melalui bedah caesar dapat menimbulkan risiko lebih besar bagi bayi, terutama ancaman mengidap beragam penyakit mulai dari gangguan pernafasan hingga alergi.
Kini sebuah penelitian terbaru di Eropa yang dimuat jurnal PubMed mengindikasikan, bayi yang lahir melalui proses bedah caesar berisiko 20 persen lebih besar mengidap diabetes tipe 1 di bandingkan bayi yang lahir lewat persalinan normal.
Penyakit diabetes tipe 1, yang dapat muncul sejak usia dini, saat ini tengah meningkat prevalensinya di Eropa dan para ahli belum bisa memastikan penyebabnya.
“Akhir-akhir ini, diabetse tipe 1 pada anak-anak saat ini meningkat prevalensinya di Eropa, dan tingginya rata-rata ini mengidikasikan bahwa faktor-faktor lingkungan dapat menjadi penyebabnya,” ungkap Dr Chris Cardwell, dari Queen’s University Belfast.
Fenomena itu lalu membuat Cardwell dan timnya kemudian melakukan kajian terhadap 20 penelitian yang telah dilakukan. Hasil kajian mengindikasikan bahwa kontak awal bayi terhadap bakteri di rumah sakit saat tindakan operasi caesar mungkin bisa menjadi penyebabnya. Padahal, bila bayi lahir secara normal maka tubuh mereka akan melakukan kontak di jalan lahir dengan bakteri menguntungkan yang berasal dari ibu untuk pertamakalinya.
Tak heran, bila risiko bayi lahir normal mengidap diabetes menurut kajian studi Cardwell hanya sekitar 0,3 persen saja. Sedangkan pada bayi yang dicaesar, risikonya meningkat hingga 20 persen, meskipun angka ini belum dapat dijelaskan atau dikaitkan dengan faktor lain seperti berat bayi saat lahir, asupan ASI, usia ibu atau kondisi-kondisi lain seperti diabetes gestasional atau meningkatnya gula darah saat hamil pada ibu yang sebelumnya tak mengidapnya.
“Penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan yang konsisten risiko diabetes sebanyak 20 persen. Penting untuk diingat bahwa penyebab meningkatnya risiko ini belum diketahui, meski ada kemungkinan bahwa bedah caesar bukan satu-satunya yang bertanggung jawab. Mungkin karena bayi yang lahir melalui metode ini terpapar bakteri yang berasal dari lingkungan rumah sakit untuk pertama kalinya ketimbang kontak dengan bakteri dari ibu,” ungkapnya.
Sementara itu Dr Iain Frame, dari Diabetes UK, berpendapat bahwa faktor genetik dan infeksi di masa kanak-kanak bisa berperan dalam timbulnya penyakit diabetes tipe 1. Namun riset lebih mendalam perlu dilakukan untuk mencari hubungannya dengan operasi caesare.
“Temuan dari riset ini mengindikasikan bahwa cara bayi dilahirkan dapat mempengaruhi bagaimana mereka tumbuh dan berkembang di kemudian hari. Tak semua perempuan punya pilihan apakan mereka dapat melakukan caesar atau tidak. Tetapi bagi mereka yang berharap menjalaninya seharusnya memperhitungkan risiko ini,” paparnya.
READMORE - Hati-hati Efek Caesar Pada Bayi

Sabtu, 07 Januari 2012

Kenali 7 Tanda Bahaya ini Saat Hamil

Untuk beberapa calon ibu, sedikit rasa sakit dapat menyebabkan munculnya alarm berbahaya dan langsung berkunjung ke dokter kandungan. Bagi calon ibu yang lain, rasa sakit yang sama kadang tidak dihiraukan. Mereka berpikir itu adalah kejadian normal pada kehamilan.

Bagaimana cara membedakan antara gejala yang membutuhkan perhatian medis segera dengan yang tidak berbahaya, yang bisa menjadi bahan pertanyaan untuk Anda ketika konsultasi lanjutan ke dokter kandungan?

Konsensusnya adalah lebih baik selamat daripada menyesal. Ketika timbul tanda-tanda yang tidak biasa yang membuat Anda ragu, telepon atau kunjungi dokter. Ada beberapa tanda yang tidak boleh diabaikan.

Berikut adalah tujuh tanda yang berpotensi menimbulkan komplikasi serius selama kehamilan :

Tanda 1 : Pendarahan pada trimester berapa pun

Perdarahan bisa berarti banyak hal. Perdarahan parah disertai sakit perut yang amat sangat dan juga kram seperti sedang menstruasi, atau terasa akan pingsan dan semuanya terjadi pada trimester pertama, itu bisa menjadi pertanda hamil di luar kandungan," kata Peter Bernstein, MD, profesor obgin klinis di Albert Einstein College of Medicine dan Montefiore Medical Center di Bronx.

Hamil di luar kandungan terjadi jika telur yang telah dibuahi tertanam di tempat lain, kecuali di dalam rahim. Hamil di luar kandungan dapat mengancam jiwa calon ibu. Perdarahan hebat disertai kram juga bisa menjadi tanda keguguran pada trimester pertama atau awal trimester kedua.

Dengan kata lain, perdarahan pada fase apa pun selama kehamilan adalah berbahaya. Jangan tunda untuk segera ke dokter jika terjadi perdarahan saat Anda hamil.

Tanda 2 : Mual dan muntah yang parah

Mual dan muntah parah sampai Anda tidak dapat menahan makanan apa pun di dalam perut tergolong situasi yang berbahaya. "Jika Anda tidak dapat makan atau minum apa pun, dehidrasi mengancam," kata Bernstein.

Anda juga terancam kekurangan gizi, yang bisa menyebabkan kelahiran cacat sampai lahir prematur. Karena itu, sangat penting untuk berkonsultasi ke dokter jika mual dan muntah parah berlanjut.

Ada obat yang aman yang dapat dikonsumsi untuk mengendalikannya. Mungkin juga dokter akan menganjurkan perubahan pola makan, sehingga Anda dapat menemukan makanan yang tidak menyebabkan mual dan muntah.

Tanda 3 : Aktivitas janin menurun secara nyata

Apa artinya jika calon bayi, yang biasanya sangat giat bergerak, tiba-tiba tampak seperti kekurangan energi? "Jika bayi dalam kandungan tidak aktif bergerak seperti biasanya, bisa jadi janin tidak mendapat cukup oksigen dan nutrisi dari plasenta," ungkap Bernstein.

Bagaimana kita dapat mengetahuinya? Bernstein menyarankan agar Anda minum atau makan sesuatu yang dingin dan kemudian tidur dalam posisi miring. Tunggu apakah janin akan bergerak.

Jumlah tendangan juga dapat dijadikan indikator Tidak ada patokan untuk itu, tetapi 10 atau lebih tendangan dalam waktu dua jam adalah jumlah yang normal. Kalau kurang dari itu, segeralah menghubungi dokter. Dokter memiliki alat-alat yang cocok untuk melihat apakah janin dalam kondisi normal, bergerak, dan tumbuh sesuai usia kandungan.

Tanda 4 : Kontraksi dini pada trimester ketiga

Kontraksi bisa menjadi pertanda kelahiran sebelum waktunya. Sayangnya, banyak calon ibu yang terkecoh antara tanda kelahiran yang sesungguhnya dengan tanda kelahiran yang "palsu" (false labor).

False labor disebut sebagai kontraksi Braxton-Hicks. Kontraksi jenis itu sama sekali tidak dapat diprediksi, tidak beritme dan intensitasnya tidak meningkat. Biasanya akan menghilang dalam waktu satu jam atau ketika Anda minum. Sementara itu kontraksi tanda kelahiran yang sesungguhnya berinterval 10 menit atau kurang dan intensitasnya semakin meningkat.

Yang peling penting adalah jangan main-main dengan keselamatan jabang bayi. Jika Anda mengalami kontraksi pada trimester ketiga, jangan buang waktu. Segeralah temui dokter. Bila bayi masih terlalu masih muda untuk dilahirkan, dokter memiliki alat penunda kelahiran.

 Tanda 5 : Air ketuban pecah

Anda sedang berjalan ke dapur dan merasa ada air dalarn jumlah banyak mengaliri kedua kaki. Bisa jadi itu karena air ketuban yang pecah. Atau bisa kandung kemih. Jika tidak yakin apakah air tersebut air ketuban atau urin, cobalah untuk ke kamar mandi dan buang air kecil. Jika cairan terus mengalir, berarti itu air ketuban. Anda harus segera ke dokter atau rumah sakit.

Tanda 6 : Sakit kepala yang terus-menerus, sakit perut, gangguan penglihatan, dan pembengkakan selama trimester ketiga

Semua gejala itu bisa menjadi tanda terjadinya preeklampsia. Itu adalah sebuah kondisi yang serius yang terjadi selama kehamilan dan bisa berbahaya. Preeklampsia ditandai dengan tingginya tekanan darah dan adanya protein di dalam urin yang biasanya terjadi setelah pekan ke-20 kehamilan.

Solusi: Hubungi dokter segera dan periksakan tensi Anda. Perawatan prakelahiran dapat mengatasi preeklampsia secara dini.

Tanda 7 : Gejala flu

Pada musim flu, ibu hamil biasanya akan dengan mudah tertular flu dibandingkan dengan mereka yang tidak hamil. Itu disebabkan kehamilan memberi stres tambahan terhadap sistem kekebalan tubuh. Sebagai tambahan, ibu hamil berisiko tinggi untuk terkena komplikasi serius dari flu.

Gejala flu termasuk demam, batuk-batuk, tenggorokan nyeri, hidung berlendir, bersin-bersin, mual, muntah, dan diare. Jika Anda tidak hamil dan mengalami gejala flu, sebisa mungkin hindarkan diri dari ibu hamil ; agar mereka tidak tertular.

Sebagai tambahan, jika ibu hamil mengalami demam dengan suhu tubuh di atas 38 derajat Celsius, itu tanda ada infeksi. Sekali lagi, jangan tunda untuk pergi ke dokter jika itu terjadi. 
READMORE - Kenali 7 Tanda Bahaya ini Saat Hamil

Selasa, 03 Januari 2012

20 Fakta Menarik dari Polah Bayi


Tidak semua fakta mengenai bayi diketahui oleh masyarakat apalagi orangtuanya. Cari tahu fakta menarik apa saja seputar tingkah polah si bayi agar orangtua tidak terkaget-kaget.

Apapun latar belakang etnisnya, semua bayi dilahirkan dengan kulit yang berwarna agak merah muda akibat kulit bayi yang masih sangat tipis sehingga warna pembuluh darah terlihat.


Seperti dikutip dari Askamum, Selasa 26/1/2010) masih ada beberapa fakta lain yang jarang diketahui masyarakat, yaitu:


1. Bayi yang baru lahir mengenali ibunya melalui suara yang didengarnya saat dilahirkan, sekitar 14 hari kemudian baru belajar mengenali suara ayahnya.


2. Bayi yang baru lahir selalu dilahirkan dengan mata biru, tapi warna ini bisa berubah dalam beberapa menit setelah kelahiran.


3. Wajah bayi berubah sangat cepat, biasanya wajah bayi akan terlihat sangat berbeda dalam beberapa hari.


4. Bayi laki-laki maupun perempuan lahir dengan sedikit payudara yang membengkak. Ini dikarenakan bayi menerima asupan hormon perempuan dari plasenta sebelum kelahiran.


5. Bayi hingga usia 6-7 bulan bisa bernapas dan menelan pada waktu yang bersamaan, sedangkan orang dewasa tidak bisa.


6. Bayi tidak memiliki keringat karena kelenjar keringatnya belum berkembang secara sempurna.


7. Sidik jari baru akan terbentuk saat bayi berusia 3 bulan.


8. Bayi yang baru lahir hanya terfokus pada obyek yang berjarak 25 cm dari hidungnya, diperkirakan itu adalah jarak dari payudara ibunya ke mata si bayi.


9. Bayi sering terlihat sedang tersenyum saat di USG, tapi proses kelahiran merusak suasana hatinya sehingga bayi jarang sekali tersenyum selama sekitar 1 bulan setelah kelahiran.


10. Tak peduli tanggal berapa bayi tersebut lahir, tapi di tanggal yang sama dia akan berbagi ulang tahun dengan sekitar 9 juta orang lain di seluruh dunia.


11. Saat kelahiran otak bayi terdiri lebih dari 10 juta sel saraf.


12. Rata-rata bayi tidak akan mengeluarkan air mata saat menangis hingga berusia 3-6 minggu.


13. Tangan kanan atau kiri yang akan dominan digunakan oleh bayi sudah ditentukan sejak usia kehamilan 10 minggu di dalam rahim.


14. Berat kepala bayi yang baru lahir sebesar seperempat dari total berat tubuhnya.


15. Bayi yang baru lahir tidak akan memiliki tempurung lutut, bayi akan mengembangkannya pada usia antara enam bulan sampai satu tahun.


16. Bayi memiliki indra penciuman yang sangat kuat, sehingga bayi mudah mengenali ibunya melalui penciuman sendiri.


17. Satu dari sepuluh bayi yang lahir memiliki setidaknya satu tanda lahir.


18. Bayi bernapas lebih cepat dari orang dewasa yaitu sekitar 30-50 kali dalam 1 menit, sedangkan orang dewasa sekitar 15-20 kali dalam satu menit.


19. Bayi sering merasa gugup atau takut pada jenis makanan baru. Untuk mengatasinya cobalah bermain-main sedikit dengan makanan tersebut atau meletakkan sedikit makanan pada jari telunjuknya.


20. Jantung janin mulai berdetak 3 minggu setelah pembuahan.
READMORE - 20 Fakta Menarik dari Polah Bayi

Senin, 02 Januari 2012

Menyusui Cegah Resiko Kanker


Para peneliti menemukan bahwa perempuan yang memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara dapat memangkas resiko mereka terkena penyakit tersebut dengan menyusui.

Namun demikian penelitian tersebut menemukan tidak ada kaitan antara menyusui dengan pengurangan resiko kanker pada perempuan yang tidak memiliki sejarah kanker payudara dalam keluarga mereka.

Penelitian tersebut diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine yang menggunakan informasi dari lebih 60.000 perawat yang sudah pernah melahirkan dan sudah mengisi quisioner mendetil mengenai kesehatan mereka yang diperbarui setiap dua tahun.

Sekitar 44.000 perempuan didiagnosa memiliki kanker setiap tahun di Inggris. Dr Alison Stuebe, yang pernah bekerja di Brigham and Women's Hospital and Harvard Medical School, Boston, dan sekarang di University of North Carolina menemukan bahwa perempuan yang memiliki resiko tinggi terkena kanker payudara, dengan menyusui merendahkan resiko itu sebanyak jika meminum obat anti kanker Tamoxifen sebagai perawatan pencegahan.

Dari 60.000 perempuan di dalam penelitian, 608 sudah terkena kanker pra-menopause sebelum Juni 2005.

Penelitian terebut menemukan perempuan yang saudara perempuannya atau ibunya pernah terkena kanker payudara mengurangi peluang mereka sendiri sebanyak 60% terkena penyakit itu dengan menyusui. Kaitan itu tidak dipengaruhi oleh seberapa lama mereka menyusui, atau menyusui secara ekslusif bayi mereka.

Berbalik dengan penemuan sebelumnya tidak ada kaitan antara menyusui dengan kanker payudara dan kanker payudara pada perempuan yang tidak memiliki sejarah keluarga dari penyakit kanker.

Dr Stuebe mengatakan: "Data ini menyimpulkan bahwa perempuan yang memiliki sejarah keluarga dengan kanker payudara harus didorong dengan kuat untuk menyusui."
READMORE - Menyusui Cegah Resiko Kanker

Rabu, 28 Desember 2011

Nyeri punggung dan kehamilan


Bagi banyak wanita, nyeri punggung dan kehamilan berjalan beriringan dan tidak mengherankan, ada sejumlah alasan fisik mengapa itu terjadi. Artikel ini akan melihat beberapa dari mereka.
1. Hormon. Selama kehamilan, hormon dapat melembutkan ligamen menyebabkan lebih banyak gerakan pada sendi daripada biasanya dan dalam beberapa kasus, ligamen diregangkan atau tegang.
2. Rahim. Janin tumbuh di rahim dapat menyebabkan perubahan postur tubuh yang mengakibatkan nyeri punggung bawah. Sebagai membesar seluruh area, tekanan diletakkan pada tulang belakang dan tulang belakang.
3. Posisi janin. Terutama pada tahap selanjutnya pembangunan, posisi janin dapat memampatkan saraf di tulang belakang, menyebabkan nyeri punggung.
Begitu Anda telah menentukan yang mana dari alasan fisik yang menyebabkan rasa sakit punggung Anda, ada beberapa langkah yang dapat diambil untuk mengurangi rasa sakit dan dalam beberapa kasus menghilangkan masalah. Yang paling penting untuk diingat adalah bahwa perubahan tubuh selama kehamilan dan bahwa beberapa strategi sederhana dapat pergi jauh untuk menjaga perubahan-perubahan di cek.
Faktor terbesar untuk sakit punggung dan kehamilan postur. Membungkuk harus dihindari setiap saat, dan ketika duduk, bantal atau handuk digulung dapat digunakan untuk bantal punggung bawah. Ini berlaku untuk kursi santai serta kursi kaku. Strategi lain untuk menjaga postur tubuh yang benar termasuk menjaga bahu ke belakang, dagu ke atas, kepala di atas bahu berpusat dan otot perut gunakan untuk mempertahankan datar, tidak melengkung kembali. Lutut ringan membungkuk dan menghindari alas kaki tidak nyaman seperti sepatu hak tinggi juga membantu.
Sebuah strategi sederhana untuk menghindari sakit punggung setelah tiba-tiba duduk setelah periode berbaring adalah untuk berguling ke satu sisi, kemudian gunakan lengan untuk mendorong ke posisi tegak.
Sebagaimana disebutkan di atas, otot perut penting untuk mencegah melengkungkan punggung, dan cara terbaik untuk memperkuat mereka adalah melalui latihan. Dokter atau bidan yang berpengalaman akan mampu memberikan latihan yang dirancang khusus untuk wanita hamil. Berjalan selama 20-30 menit setiap hari juga bisa sangat membantu.
Meningkatnya kebutuhan sebagai kehamilan berlangsung, sisanya juga merupakan faktor penting. Ketika tidur, berbaring di samping adalah disarankan dengan bantal di antara lutut. Sebuah bantal ekstra di bawah perut tumbuh juga akan mengambil banyak tekanan dari kolom tulang belakang.
Sebagian besar perempuan merasa ketidaknyamanan pada tahap akhir kehamilan dapat dikaitkan dengan nyeri punggung, sehingga membayar perhatian untuk menghindari hal itu adalah yang terpenting. Teknik mengangkat yang tepat harus diamati tidak peduli seberapa berat objek, yaitu kaki harus ditekuk di lutut dan punggung lurus terus setiap saat. Pada tahap tidak harus Anda membungkuk dengan kaki lurus. Jika ada anak lain, menjemput anak Anda juga harus diperlakukan dengan hati-hati.
Akhirnya, pekerjaan rumah tangga harus disimpan ke minimum, terutama debu. Perpanjangan mungkin diperlukan untuk mencegah kembali menjadi bengkok dan dari tip yang baik untuk pakaian yang digantung adalah menempatkan keranjang di atas meja atau kursi, sehingga perlu menekuk konstan turun dihapus. Ketika membawa tas-tas belanja, beban harus seimbang, yaitu satu tas ringan di masing-masing tangan. Untuk lebih dari itu, bantuan harus dicari.
Seperti Anda dapat melihat ada sejumlah faktor yang berkontribusi terhadap nyeri punggung dan kehamilan. Dengan membayar perhatian dekat dengan fisiologi Anda dan menjaga punggung lurus sepanjang waktu, banyak rasa sakit bisa dikurangi atau dihindari di tempat pertama
READMORE - Nyeri punggung dan kehamilan

Selasa, 27 Desember 2011

Bumil Diabetes, Waspadai Bayi Besar

(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)
MESKI kejadiannya sangat bervariasi antara 8 - 10 persen dari total kelahiran,  bumil diabetes berisiko cukup tinggi untuk melahirkan bayi berukuran besar.

Bayi besar, bayi raksasa (giant baby) atau dalam istilah latin disebut makrosomia, adalah bayi yang lahir dengan berat badan di atas 4 kilogram. Dikatakan dr Rino Bonti Tri Hadma Shanti, SpOG dari  RS SamMarie, Jakarta, seorang bumil dengan kondisi diabetes dapat melahirkan bayi dengan ukuran berat badan 4 hingga 5,5 kilogram, jika kadar glukosa darahnya tidak terkontrol. Untuk mencegahnya, apa yang bisa dilakukan?

Bisa Sementara atau Menetap

Bumil dikatakan diabetes mellitus dalam kehamilan (Diabetes Mellitus Gestasional/DMG) bila kadar glukosa darah puasa >110 mg per desi liter dan atau kadar glukosa darah 2 jam setelah minum 75g glukosa > 140 mg per desi liter.

DMG adalah suatu gangguan toleransi glukosa yang timbul atau pertama kali dideteksi saat kehamilan. Gangguan toleransi glukosa ini dapat menghilang setelah bayi lahir, namun dapat  menetap hingga wanita tersebut menjadi penderita diabetes mellitus.

Umumnya DMG terjadi pada 3 - 8 persen BuMil, yang disebabkan oleh hormon-hormon  kehamilan yang mengganggu kerja dari hormon insulin (hormon yang bertugas mengatur kadar gula dalam darah). Sehingga, glukosa dalam darah sulit masuk ke dalam sel yang mengakibatkan kadarnya dalam darah tinggi. Gangguan ini disebut resistensi insulin.

Periksakan Kadar Gula Darah
Ketika hamil, pemeriksaan kadar gula darah sebaiknya dilakukan saat usia kandungan 24 sampai 28 minggu. Namun, jika BuMil mempunyai riwayat diabetes mellitus (kencing manis), melahirkan bayi besar sebelumnya, riwayat hamil dengan kematian janin di dalam kandungan, riwayat pertumbuhan janin terhambat (kecil), maka pemeriksaan gula darah dilakukan sesegera mungkin.

“Jika gula darah masih di bawah 200 mg/dl (memenuhi kriteria DMG), kadar gula darah cukup dikontrol dengan pengaturan diet. Namun bila dengan pengaturan diet gula darah BuMil msih tinggi, - sudah 200 mg/dl atau lebih -, perlu pemakaian insulin di bawah pengawasan dokter,” jelas dr Bonti.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika bumil pengidap diabetes memiliki alat pengukur kadar gula darah di rumahnya. Dengan begitu, bumil dapat mengecek kadar gula darahnya setiap hari bila diperlukan.

Untuk membantu menurunkan kadar gula darah, dr Bonti menyarankan agar bumil tetap melakukan aktivitas fisik seperti olahraga ringan, senam hamil, berjalan kaki, atau membersihkan rumah.

USG dan Rekaman Jantung
Untuk mencegah lahirnya bayi besar, bumil diabetes juga harus melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Termasuk melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) agar dapat mengetahui taksiran berat janin serta kondisi kesejahteraan janin dalam kandungan. Selain itu, pada usia kehamilan 34 minggu ke atas, lakukan juga pemeriksaan rekaman jantung janin berkala.

Waspadai Kegemukan
Selain penyakit diabetes mellitus, bayi terlahir dengan ukuran besar bisa pula diakibatkan oleh faktor bumil atau si bayi itu sendiri. “Bumil gemuk berisiko 4 hinggga 12 kali melahirkan bayi besar. Bayi yang lahir besar juga dihubungkan dengan usia kehamilan yang lewat waktu taksirannya,” kata dr Bonti.

Selain itu, faktor genetik (bawaan) juga bisa berpengaruh pada bayi lahir besar. “Biasanya bayi berjenis kelamin laki-laki lebih berat sekitar 150 gr dari bayi perempuan. Dan kejadian bayi besar pada anak laki-laki itu berkisar antara 60 sampai 65 persen,” tukasnya.

Risiko Bagi Bayi dengan Ibu Diabetes

- Bila bayi terlalu besar, ada kemungkinan bahu bayi tersangkut (shoulder dystocia) di jalan lahir saat proses persalinan normal, yang bisa menyebabkan trauma pada leher bayi. Untuk menghindari risiko tersebut, operasi cesar adalah pilihan yang lebih aman.

- Bayi dengan ibu berkadar gula tinggi bisa mengalami gangguan pernapasan karena pematangan paru-parunya sering terlambat. Sehingga saat bayi lahir, terkadang dibutuhkan pemberian oksigen untuk membantu pernapasan atau bahkan pemberian obat pematangan paru - bergantung derajat gangguan pernapasan yang terjadi.

- Hipoglikemia atau kadar gula darah rendah saat lahir. Ini terjadi karena bayi terbiasa dengan gula darah yang tinggi saat dalam kandungan dan tiba-tiba saat lahir terpisah dari kondisi dalam kandungan sedangkan bayi memroduksi insulin dalam jumlah yang masih tinggi.

- Hiperbilirubin (tingginya kadar bilirubin dalam darah) atau kuning, hipokalsemia (rendahnya kadar kadar kalsium) dan polisitemia (kadar hemoglobin terlalu tinggi).
READMORE - Bumil Diabetes, Waspadai Bayi Besar

Dampak Sering Konsumsi Bebek bagi Bumil

(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)
MENGINJAK bulan ke-3 usia kehamilan, hampir setiap hari saya makan daging bebek. Dari dulu saya memang lebih doyan daging bebek daripada ayam. Tapi, Ibu saya mengingatkan agar saya tak boleh sering-sering makan daging bebek, katanya banyak lemaknya, nggak baik untuk kehamilan.

Apakah benar, Dok? Apa yang sebaiknya saya lakukan? Mohon sarannya.
Erina Poerwito, Solo

Jawab:

Dr Diani Adrina, SpGK dari RS Pusat Pertamina menjelaskan, memang benar karena kandungan lemak daging bebek lebih banyak daripada daging ayam. Dalam 86 g daging bebek terkandung 76 mg kolesterol dan 9,6 g lemak sedangkan dalam 86 g daging ayam terkandung 73 mg kolesterol dan hanya 3,07 g lemak.

Hindari Kulit dan Organ Dalam

Jika Ibu mengonsumsi bagian kulit bebek maupun ayam secara berlebihan tentu akan berakibat kurang baik, utamanya pada masa kehamilan ini. Mengapa? Karena bagian kulit terbukti sangat tinggi lemak dan kolesterol.

Lemak dan kolesterol yang berlebih pada ibu hamil sangat berisiko tinggi terhadap timbulnya penyakit pada kehamilan, seperti hipertensi dan diabetes gestasional yang dapat mengganggu sirkulasi darah kepada janin melalui plasenta.

Selain kulit, bagian organ dalam (seperti hati atau usus) bebek dan ayam juga mengandung tinggi lemak dan kolesterol. Sehingga sebaiknya konsumsi dagingnya saja.

Juga, sebaiknya hindari makan hidangan dari hati angsa atau bebek yang tidak dimasak sampai matang. Sebab, makanan ini bisa mengandung listeria, jenis bakteri yang berbahaya bagi ibu hamil dan janinnya.

Kukus atau Panggang

Agar bumil tetap bisa bebas makan bebek tanpa takut terkena gangguan kesehatan, yang terpenting tentu saja konsumsi yang tidak berlebihan.

Batasi konsumsi hanya seminggu 1-2 kali dan disarankan untuk konsumsi dagingnya saja. Sementara pengolahannya dianjurkan dengan cara dikukus atau panggang. Kurangi asupan makanan sumber lemak yang lain seperti susu full cream, kudapan yang digoreng, atau kripik/krupuk.

Fakta Seputar Bebek

1. Daging bebek sebagian besar mengandung serat merah. Pada bagian dada bebek, serabut merah sebanyak 84 persen dan serabut putih 16 persen. Daging yang sebagian besar terdiri atas serabut merah mempunyai kadar protein yang lebih rendah dan kadar lemak yang tinggi dibandingkan dengan daging yang sebagian besar terdiri dari serabut putih.

2. Kadar protein daging bebek berkisar antara 18.6 – 19.6 persen dan lemak berkisar antara 2.7 – 6.8 persen.

3. Per 100 gram daging bebek bagian dada tanpa kulit mengandung protein sebanyak 28 gram

4. Per 100 gr daging bebek bagian dada tanpa kulit mengandung zat besi (Fe) sebanyak 5 mg.

6. Mengapa bebek tinggi lemak? Bebek memiliki kemampuan tinggi mendeposit lemak dibandingkan dengan ayam, karena lemak diperlukan untuk melindungi tubuhnya dari kedinginan pada saat berendam dalam air, serta digunakan untuk meminyaki tubuhnya agar tidak basah ketika berada dalam air.

7. Baby duck atau bebek muda yang umurnya berkisar 3-4 minggu dan beratnya tidak lebih dari 1 kg, kadar lemaknya tidak sebanyak bebek dewasa dan dagingnya jauh lebih lembut dan empuk.
READMORE - Dampak Sering Konsumsi Bebek bagi Bumil

Bumil, Please Hindari Makanan Manis!

(Foto: gettyimages)
(Foto: gettyimages)
POLA makan untuk bumil dengan diabetes sama saja dengan penderita diabetes pada umumnya. Kebutuhan kalori tetap diperhitungkan dari berat badan, tinggi badan dan usia.

dr Pauline Endang P, MS. SpGK, Kepala Instalasi Gizi RSUP Fatmawati menggambarkan, misal bumil dengan usia 40 tahun, BB 50 kg, TB 155 cm, maka kebutuhan makan BuMil pada trimester pertama sebesar 30 kcal/kg BB/hari, yaitu sebesar 1500 kcal dengan komposisi karbohidrat sebanyak 225 gram, lemak 40 gram dan protein sebesar 60 gram.

Kebutuhan tersebut dibagi menjadi 3 kali makan utama dan 3 kali makan selingan. Sementara saat usia kandungan memasuki trimester 2 dan 3, kebutuhan meningkat menjadi 300-500 kcal perhari. Dengan catatan, komposisi makanan harus seimbang dan makanan yang diasup memiliki nilai indeks glikemiks yang rendah.

Atur Pola Makan
Agar gula darah normal, dr Pauline menyarankan sebaiknya BuMil menghindari makanan yang mengandung glukosa tinggi seperti: gula-gula murni, makanan yang kandungan seratnya sangat sedikit seperti bubur ayam (segala macam bubur), makanan yang digoreng berkali-kali, jus.

Bila ingin makan buah, sebaiknya pilih buah segar / tanpa diolah. Pilihlah buah-buahan yang tidak mengandung kadar gula tinggi seperti mangga, durian, anggur, kelengkeng, sawo, pisang ambon.

Buah-buahan yang dianjurkan bagi pengidap diabetes adalah buah yang berserat tinggi seperti apel, pepaya, pir, belimbing, dan jeruk. Tingginya kesadaran bumil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dan diet dengan baik akan dapat menurunkan risiko kelahiran bayi besar dan risiko persalinan.

Contoh Menu Sehat untuk BuMil Diabetes

- Sarapan (7.00 WIB)
Nasi 100 gr/1 centong nasi, 1 potong tempe/ tahu, 1 potong ikan dan semangkuk sayur sop/ bayam)

- Snack Pagi (10.00 WIB)
1 buah apel seberat 200 gram

- Makan Siang (13.00 WIB)
1 centong nasi, 1 potong tempe/ tahu, sepotong daging dan sayur

- Snack Sore (16.00 WIB)
Sepotong pepaya atau semangkuk kecil oatmeal (bubur gandum)

- Makan Malam (19.00 WIB)
1 centong nasi, sepotong tempe/ tahu, telur dadar dan sayur

- Snack Malam (22.00 WIB)
1 buah pir dan crackers yang tidak manis / roti gandum / 1 potong lemper.

Catatan:

1. Menu bisa divariasikan agar tidak bosan.
2. Nasi putih sebaiknya diganti dengan beras merah.
3. Untuk mendapatkan kebutuhan akan kalsium, bumil bisa minum susu rendah lemak atau sering mengonsumsi tablet kalsium.
4. Snack malam harus ada supaya tidak terjadi hipoglikemia.
5. Dalam melakukan diet sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter gizi.
READMORE - Bumil, Please Hindari Makanan Manis!

10 Tanda-tanda Kehamilan


Perempuan biasanya baru mulai berpikir dirinya hamil atau tidak setelah jadwal menstruasinya telat 1-2 minggu. Padahal ada beberapa tanda yang bisa dijadikan petunjuk bahwa dirinya memang hamil.

Bagi orang yang memang jadwal menstruasinya tidak teratur tentu sulit untuk menyadari apakah dirinya hamil atau tidak dan baru akan menyadarinya setelah hasil test kehamilan menunjukan tanda positif.

Tapi selain jadwal menstruasi yang telat ada beberapa tanda lain yang ditunjukkan jika seorang perempuan sedang hamil, seperti dikutip dari Babycenter, yaitu:

1. Payudara membengkak dan empuk.
Salah satu tanda kehamilan adalah payudara menjadi sensitif dan sedikit sakit akibat meningkatnya kadar hormon. Rasa sakit yang dialami biasanya lebih sakit dibandingkan saat mengalami menstruasi. Ketidaknyaman ini akan berkurang secara signifikan setelah trimester pertama karena tubuh sudah bisa menyesuaikan diri dengan perubahan hormon.

2. Cepat merasa lelah.
Orang yang hamil di trimester pertama seringkali merasa lelah secara tiba-tiba, mungkin diakibatkan oleh meningkatnya kadar hormon progesteron secara cepat. Tapi perempuan hamil akan merasa lebih energik setelah mencapai trimester kedua.

3. Ada sedikit pendarahan.
Beberapa perempuan mengalami sedikit pendarahan di vagina sekitar 11-12 hari setelah berhubungan. Pendarahan ini disebabkan oleh sel telur yang dibuahi memasuki lapisan rahim. Pendarahan yang terjadi sangat ringan seperti muncul sebagai bercak darah, merah muda atau hanya bercak noda berwarna coklat kemerahan.

4. Mengalami mual dan muntah.
Perempuan yang mengalami mual dan muntah di pagi hari biasanya dialami setelah 1 bulan melakukan hubungan suami istri. Tapi bagi perempuan yang hamil rasa mual dan muntah ini tidak hanya terjadi di pagi hari tapi juga masalah di siang dan malam hari.

5. Meningkatnya kepekaan terhadap bau-bauan.
Terkadang perempuan hamil merasa jijik dengan bau tertentu seperti kopi, parfum atau bau makanan yang sebelumnya sangat disenangi oleh perempuan tersebut. Reaksi ini dapat memicu refleks muntah.

6. Perut kembung.
Perubahan hormon yang terjadi saat awal kehamilan dapat membuat perut seseorang terasa kembung, mirip seperti saat perempuan sebelum periode menstruasinya datang.

7. Sering buang air kecil.
Perempuan hamil sering buang air kecil sepanjang waktu, karena jumlah darah dan cairan selama hamil meningkat sehingga mengakibatkan adanya cairan tambahan yang diproses oleh ginjal dan kandung kemih.

8. Telatnya jadwal menstruasi.
Jika periode menstruasinya teratur, maka seseorang akan melakukan tes kehamilan sebelum tanda yang lain muncul. Tapi jika periodenya tidak teratur, maka salah satu gejala di atas bisa menjadi petunjuk bahwa Anda akan telat mendapatkan periode menstruasi.

9. Suhu basal tubuh tetap tinggi.
Suhu basal tubuh adalah suhu yang diukur pada pagi hari saat masih di tempat tidur dan belum melakukan kegiatan apapun. Untuk mengukurnya bisa menggunakan termometer yang diletakkan di bawah lidah. Jika suhu basal tubuh tetap tinggi selama 18 hari berturut-turut ada kemungkinan Anda hamil.

10. Menggunakan tes kehamilan.
Salah satu tanda kehamilan yang bisa dibilang akurat adalah dengan menggunakan alat tes kehamilan. Penggunaan alat tes kehamilan paling baik sekitar 1 minggu setelah telat mendapatkan menstruasi. Jika tanda-tanda diatas tetap ada tapi hasilnya negatif, cobalah untuk mengulanginya lagi beberapa hari kemudian.
READMORE - 10 Tanda-tanda Kehamilan